The Impact of Bullying on Stunting Adolescents

Eni Hidayati (1) , Anna Safitri (2) , Desi Ariyana Rahayu (3) , Muhammad Fatkul Mubin (4) , Alifiati Fitrikasari (5) , Ghodiq Ufthoni (6)
(1) Faculty of Nursing and Health, Muhammadiyah University Semarang, Indonesia , Indonesia
(2) Faculty of Nursing and Health, Muhammadiyah University Semarang, Indonesia , Indonesia
(3) Faculty of Nursing and Health, Muhammadiyah University Semarang, Indonesia , Indonesia
(4) Faculty of Nursing and Health, Muhammadiyah University Semarang, Indonesia , Indonesia
(5) Faculty of Medicine, Diponegoro University, Indonesia , Indonesia
(6) Public Health Office, Diponegoro University, Semarang, Indonesia , Indonesia

Abstract

Backgrounds: Stunting in adolescents is a development problem brought on by genetics, poor nutrition, and poverty. To transform ridicule into a weakness for bullying victims, bullies prey on teens with a less-than-ideal physique (stunting). Teenagers with small stature are one of the targets of bullying victims. This study's research goal was to ascertain how bullying affects stunted young people.
Methods: employing a cross-sectional methodology with a quantitative descriptive design. Using the complete sampling methodology, 36 participants represented the study's population. The data was collected using a bullying questionnaire, and the impact of bullying was carried out with a constructed test with a reliability result of the bullying questionnaire at 0.951 and the reliability of the effects of bullying at 0.918.
Results: A total of 21 respondents (58.3%) reported experiencing low bullying, and 19 reported feeling the impact of bullying was unaffected (52.8%). It is clarified that these teenagers can adapt to forming positive social connections at school. The engagement in bullying acts decreases as teacher concern for combating bullying increases. A total of 21 respondents (58.3%) experienced low bullying, and an additional 19 said the impact of bullying did not affect them (52.8%). These teenagers can adjust to making wholesome friends at school. Bullying behavior declines as teachers' concern for stopping bullying rises.
Conclusion: In addition to choosing people with varied features from this study, it is anticipated that it will be possible to conduct research in this manner. It is also recommended that future researchers include additional variables.


Abstrak
Latar belakang: Remaja dengan perawakan pendek (stunting) merupakan gangguan pertumbuhan yang disebabkan oleh genetik, masalah gizi kronis, dan kemiskinan. Remaja dengan perawakan pendek menjadi salah satu sasaran korban bullying, para pelaku memanfaatkan remaja yang mempunyai tubuh kurang ideal (stunting) menjadikan bahan ejekan sebagai kelemahan korban bullying. Tujuan penelitian dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak bullying pada remaja yang mengalami stunting.
Metode: menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cros-sectional. Populasi dalam penelitian ini dengan sampel 36 responden dengan menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan instrumen angket bullying dan dampak bullying yang dilakukan uji construct dengan hasil reliabilitas kuesioner bullying sebesar 0,951 dan untuk hasil reliabilitas dampak bullying sebesar 0,918.
Hasil: sebagian besar responden mengalami bullying ringan dengan jumlah 21 responden (58,3%) dan sebagian tidak mengalami dampak bullying dengan jumlah 19 responden (52,8%). Hal ini dijelaskan bahwa remaja tersebut dpaat menyesuaikan diri dengan memiliki hubungan sosial yang baik di sekolahan. Semakin tinggi kepedulian guru untuk mengatasi bullying maka akan semakin rendah keterlibatan remaja dalam melakukan tindakan bullying.
Kesimpulan: Diharapkan dapat mengadakan penelitian yang serupa, dan disarankan peneliti selanjutnya umtuk menambah variabel-variabel yang lain, selain itu dengan memilih subjek dengan karakteristik yang berbeda dari penelitian ini

Full text article

Generated from XML file

References

Pusdatin Kemenkes RI. Data KPAI tentang kekerasan pada anak.pdf. Published online 2018.

Handayani R, Purwanti D, Fatmaningrum W. The Age of Puberty and Menarche toward Body Height of Midwifery Students. Jurnal Mkmi. 2018;13(1):21-26.

Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2018 - 2023 Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. Published online 2019.

Antropologi D, Ilmu F, Politik I, Airlangga U, Jalan A, Dalam D. Stunting pada Remaja Kawasan Buruh Industri dan Nelayan di Kota Surabaya Stunting on Teenager in Industrial Labor and Coastal Area in Surabaya City Luluk Oktavia tergolong rendah termasuk salah satu faktor dari status sosial ekonomi yang menjadikan. 2020;9(1):1-19.

Sari RF, Sari SP, Hernawaty T. Resiliensi Remaja Stunting : Sebagian Merasa Sulit Bangkit dan Bertahan Menghadapi Permasalahan. Jurnal Kepaerawatan BSI. 2017;V(2).

Rahmawati R, Fauziah A, Tanziha I, Hardinsyah H, Briawan D. Prevalensi dan Faktor Risiko Kejadian Stunting Remaja Akhir. Window of Health. 2018;1(2):90-96.

Faisal, Lelani R, Andriana N. Hubungan Status Pubertas dengan Stunting Pada Anak Siswi SD dan SMP di Kecamatan Tempuran Kabupaten Karawang. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. Published online 2018.

Syukri M. Hubungan Pola Asuh dengan Perilaku Bullying pada Remaja SMP Negeri 19 Kota Jambi. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi. 2020;20(1):243. doi:10.33087/jiubj.v20i1.880

Hidayati E, Cahyani CT, Rahayu DA, Mubin MF. The Anticipation of Schools Bullying. 2020;2(4):25-31.

Mpratama C desmahareni. maraknya Bullying Di Sekolah. Published online 2020. doi:10.31219/osf.io/vz4bn

Aeni N, Zam Z, Novianti E, Kesehatan FI, Pembangunan U, Veteran N. Pengaruh Dukungan Keluarga Terhadap Tingkat Kecemasan Pada Remaja yang Mengalami Bullying The Effect of Family Support on Anxiety Levels in Teenagers Experience Bullying. 2020;13:16-21.

Hertinjung WS, Karyani U. Profil Pelaku Dan Korban Bullying Di Sekolah Dasar. The 2nd University Research Coloquium 2015. 2015;(2011):108-113.

Trevi T, Respati WS. Sikap Siswa Kelas X Smk Y Tangerang Terhadap Bullying. Jurnal Psikologi. 2012;10(01).

Hidayati E, Aryana Rahayu D, Fatkul Mubin M, Florina Abdullah B. The Impact of Bullying on Teenagers Depression Level. Vol 17.; 2021.

Faizah F, Amna Z. bullying dan kesehatan mental pada remaja SMA di Banda Aceh. Maret. 2017;3(1):77.

Hidayati E, Damayanti SA, Rahayu DA, Fatkul Mubin M, Nurhidayati T. Pregnant Mother’s Anxiety Level On Stunting Risk. South East Asia Nursing Research. 2022;4(1). doi:10.26714/seanr.4.1.2022.14-20

Waliyanti E, Kamilah F, Fitriansyah RR. Fenomena Perilaku Bullying pada Remaja di Yogyakarta. Jurnal Ilmiah Keperawatan Indonesia [JIKI]. 2018;2(1):50. doi:10.31000/jiki.v2i1.831

Zakiyah E zain, Humaedi S, Santoso M budiarti. Faktor Yang Mempengaruhi Remaja Dalam Melakukan Bullying. Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat. 2017;4(2):324-330. doi:10.24198/jppm.v4i2.14352

Claudia F, Sudarji S. Sumber-Sumber Resiliensi Pada Remaja Korban Perundungan di SMK Negeri X Jakarta. Jurnal Psibemetika. 2018;11(2):101-114.

Wolke D, Lereya ST. Long-term effects of bullying. Arch Dis Child. 2015;100(9):879-885. doi:10.1136/archdischild-2014-306667

Hardi M, Kharis A, Aini N. Dampak Bullying Terhadap Perilaku Remaja (Studi pada SMKN 5 Mataram). JIAP (Jurnal Ilmu Administrasi Publik). 2019;7(1):44. doi:10.31764/jiap.v7i1.775

Authors

Eni Hidayati
Anna Safitri
Desi Ariyana Rahayu
Muhammad Fatkul Mubin
Alifiati Fitrikasari
Ghodiq Ufthoni
thoni.ghodiqufthoni@gmail.com (Primary Contact)
Hidayati, E., Safitri, A., Rahayu, D. A., Mubin, M. F., Fitrikasari, A., & Ufthoni, G. (2023). The Impact of Bullying on Stunting Adolescents. Health Science Journal of Indonesia, 14(2). https://doi.org/10.22435/hsji.v14i2.6502

Article Details

The Effect of Macroeconomics and Access to Health Service on Stunting in Indonesia

Reni Eka Septiani, Tri Mulyaningsih, Mulyanto Mulyanto
Abstract View : 655
Download :207